Blog

Promo 12.12 UBIQU

Promo 12.12 UBIQU

Dapatkan Diskon UBIQU sebesar Rp. 1.2 juta

Promo UBIQU hadir kembali di bulan Desember 2019 ini.

UBIQU menghadirkan promo 12.12, dengan potongan diskon sebesar Rp. 1.2 Juta (sebelum PPN) untuk pembelian perangkat UBIQU paket FIT/BIG maupun SINYALKU.

Promo ini berlaku terbatas mulai tanggal 1 – 20 Desember 2019 untuk pembelian perangkat UBIQU atau SINYALKU.

Nikmati juga kecepatan akses internet satelit broadband yang lebih baik dengan menggunakan satelit Nusantara Satu, satelit internet broadband pertama di Indonesia.

Segera hubungi layanan pelanggan kami atau dengan mengklik tautan di bawah ini.

Posted by ubiqu in Blog
UBIQU Blog Contest #1

UBIQU Blog Contest #1

Hai #temanubiqu kali ini team UBIQU akan mengadakan lomba menulis blog dengan tema “Semua Bisa Internetan Bersama UBIQU”.

Lomba menulis blog akan diadakan mulai dari 22 November 2019 hingga 22 Desember 2019.

Untuk 5 #temanubiqu yang pertama mengirim tulisannya akan mendapatkan merchandise official ubiqu, tentunya juga akan ada 3 Pemenang Utama dalam lomba ini.

Kirim tulisanmu sebanyak-banyaknya dan menangkan hadiah yang menarik seperti smart watch, wireless headset dan lainnya.

Ingin tahu mekanis lomba dan detail hadiahnya? Ayo langsung baca informasi dibawah ini ya.

Mekanisme Blog Contest UBIQU

  1. Periode Lomba: 22 November 2019 – 22 Desember 2019.
  2. Tema Blog “Semua Bisa Internetan Bersama UBIQU”
  3. Daftar dengan mengisi form pada tautan di bawah ini.
  4. Peserta like Facebook fanpage @ubiquID
    dan follow Instagram @ubiqu
  5. Share link artikel blog yang diikutsertakan di Facebook milikmu dan Instagram milikmu dengan mention akun Facebook @ubiquID serta Instagram @ubiqu

Hadiah untuk pemenang:

  • 1 SMARTWATCH XIAOMI MI BAND
  • 1 BAG PACK ADIDAS
  • 1 HEADSET BLUETOOTH XIAOMI YOUNG VERSION
    (Pemenang favorit adalah blog yang paling banyak memberikan traffic ke website ubiqu)
  • 5 Pengirim Blog Pertama mendapatkan 1 Set Lengkap Merchandise Official UBIQU

Syarat dan ketentuan umum untuk peserta lomba adalah sebagai berikut:

  1. Lomba terbuka untuk umum
  2. Peserta berdomisili di Indonesia
  3. Peserta boleh menulis lebih dari satu postingan blog, namun pemenang hanya berhak untuk satu hadiah
  4. Bebas menggunakan platform blog apa saja, termasuk Blogdetik dan Kompasiana
  5. Judul blog bebas sesuai tema yang diberikan, isi blog menggunakan bahasa Indonesia dengan maksimal 1000 kata
  6. Postingan blog bersifat baru, hasil karya sendiri (bukan kopas atau menyontek dari postingan orang lain), dan tidak sedang dilombakan di tempat lain
  7. Peserta tidak dipungut biaya apa pun
  8. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  9. Tidak ada surat-menyurat terkait lomba ini.
Posted by ubiqu in Blog, Promo
UBIQU siap melayani akses Internet di Nusa Tenggara Timur

UBIQU siap melayani akses Internet di Nusa Tenggara Timur

 

Pada Agustus lalu, tim UBIQU melakukan roadshow mengikuti event Pameran Inovasi Desa di Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pameran ini berlangsung dari tanggal 21 – 23 Agustus 2019, menampilkan inovasi-inovasi yang telah dan akan dilakukan di desa sebagai salah satu gagasan menuju Indonesia unggul.

pemandangan NTT

Berbicara tentang Nusa Tenggara Timur pasti terbayang dengan keindahan Taman Nasional Komodo dan Danau Kelimutu. Tapi harus diketahui bahwa di propinsi ini juga memiliki hasil bumi dan hasil kerajinan tangan yang begitu berpotensi untuk mendukung ekonomi daerah seperti hasil perkebunan jagung serta kain tenun home made.

Kehadiran UBIQU di event tersebut sangat diterima baik oleh masyarakat yang hadir, karena UBIQU memberikan solusi untuk akses internet yang menjangkau daerah yang belum tersentuh akses komunikasi maupun internet.

Peminat UBIQU sendiri banyak berasal dari Kantor Desa, Puskesmas dan Perusahaan yang berada di wilayah yang belum terjangkau sinyal, mereka yakin dengan menggunakan UBIQU dapat memberikan layanan akses internet, yang nantinya akan mempermudah banyak pekerjaan serta dapat memajukan desa-desa di NTT.

Bupati Sikka di stand UBIQU

Fransiskus Roberto Diogo, Bupati Sikka berencana untuk menghubungkan setiap desa di wilayahnya dengan internet agar lebih mudah dalam koordinasi, serta memasarkan potensi atau keunggulan masing-masing desa seperti hasil padi, ikan serta kain tenun.

Beliau yakin dengan adanya akses internet yang dapat melayani desa-desa di NTT maka akan mendukung maju kembangnya propinsi NTT.

Rencana tersebut disampaikan kepada Rizal selaku Account Manager PT Pasifik Satelit Nusantara. UBIQU siap dukung Sikka & daerah lainnya di Indonesia untuk maju lebih unggul dengan akses internet.

 

 

Posted by ubiqu marcomm in Blog
Pertimbangan Sebelum Memilih Provider Internet Satelit

Pertimbangan Sebelum Memilih Provider Internet Satelit

Anda yang tinggal di wilayah terpencil Indonesia pun kini bisa menikmati kemudahan internet, dengan bantuan internet satelit, lho.

Ya, keberadaan internet satelit memang sangat membantu bagi mereka yang tinggal di wilayah yang belum tersentuh sistem komunikasi terrestial.

Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan layanan internet satelit ini, baiknya perhatikan dulu pertimbangan sebelum memilih provider internet satelit terbaik. Apa saja? Simak dalam artikel berikut ini:

Cek wilayah jangkauannya

Hal pertama yang harus Anda cek adalah coverage area atau wilayah jangkauannya.

Ini penting untuk memastikan bahwa provider yang diinginkan sudah mencakup area yang menjadi kebutuhan Anda.

Salah satu provider yang memiliki wilayah cakupan luas adalah UBIQU.

UBIQU menggunakan teknologi satelit yang ada di langit (berada sekitar 35 ribu km di atas bumi) sehingga masyarakat yang tinggal pelosok Indonesia pun masih bisa menikmati layanan internet, meski daerah yang ditinggali tak memiliki jaringan komunikasi radio, GSM, kabel, atau fiber optik.

Teknologi yang digunakan

Nah, poin yang ini cukup penting juga, nih. Sebab internet satelit berbeda dengan internet yang selama ini Anda gunakan.

Internet satelit atau internet dari langit, sangatlah bergantung dengan kondisi cuaca. Untuk itu, jangan sampai lupa untuk mengecek teknologi yang digunakan oleh provider penyedia internet satelit.

Pilihlah provider yang memiliki teknologi adaptive dengan cuaca agar jaringan internet yang Anda dapatkan tetap stabil meski saat hujan sekalipun.

Sepak terjang providernya

Memilih provider yang sudah berkecimpung di industri satelit domestik selama bertahun-tahun tentu akan lebih meyakinkan, bukan?

Sebab perusahaan tersebut sudah mengalami asam garam dunia internet satelit dan tahu bagaimana mengatasinya.

Seperti UBIQU dari Pasifik Satelit Nusantara, misalnya. Dengan pengalaman tinggi lebih dari 25 tahun dan menjadi salah satu operator satelit terbesar di Indonesia, Anda tentu bisa memercayakan kebutuhan internet Anda dengan UBIQU!

Layanan pelanggan 24 jam

Terakhir, jangan lupa pertimbangkan layanan pelanggannya. Pilihlah provider yang menyediakan layanan pelanggan 24 jam setiap hari.

Dengan demikian, ketika Anda mengalami masalah dengan internet satelit yang digunakan, Anda bisa dengan mudah mencari solusi dan tahu ke mana harus melapor.

Itu dia beberapa pertimbangan yang bisa Anda lakukan sebelum memilih provider internet satelit untuk kebutuhan Anda. Memilih memang bukan hal yang mudah, tetapi kalau tidak jeli, rugi bisa menjadi jawabannya. Jadi, yuk lebih selektif lagi dalam memilih!

Posted by ubiqu in Blog
Perbandingan Internet Kabel vs Internet Satelit?

Perbandingan Internet Kabel vs Internet Satelit?

Memilih layanan internet ternyata tak semudah yang dibayangkan sebelumnya. Ada banyak pilihan; di antaranya adalah internet kabel (seperti ADSL atau Fiber Optik) dan internet satelit.

Internet kabel beroperasi menggunakan infrastruktur jaringan kabel yang disediakan oleh Internet Service Provider seperti Indie Home, Biznet, CBN dan lainnya.

Sedangkan, internet satelit menggunakan infrasruktur satelit yang mengorbit di atas bumi, sehingga menggunakan modem satelit dan antena VSAT yang terpasang di rumah.

Lantas, di antara kedua jenis internet ini, mana yang lebih baik? Mari kita lihat dari beberapa aspek berikut ini.

Kecepatan

Apa lagi keunggulan internet yang ditanya pertama kali kalau bukan tentang kecepatan? Untuk masalah kecepatan, secara garis besar internet kabel masih jadi pemenangnya. Latency atau jeda waktu pemrosesan data internet kabel juga lebih rendah.

Namun demikian, bukan berarti kecepatan internet satelit tidak bisa diandalkan. Internet satelit kini telah berkembang pesat. Seperti VSAT UBIQU yang menyediakan koneksi dengan kecepatan download hingga 10 Mbps dan upload hingga 1 Mbps.

Jangkauan Coverage

coverage-indonesia

Bagi Anda yang tinggal di perkotaan, Anda masih bisa memilih antara internet satelit atau kabel.

Namun, jika Anda tinggal di area pedesaan atau pedalaman yang sulit dijangkau, satu-satunya harapan adalah menggunakan internet satelit.

Selama posisi antena VSAT tidak terhalang, internet satelit memilki jangkauan yang baik. Jangkauan yang luas memang merupakan keunggulan utama dari internet satelit.

Harga

harga terbaik

Untuk harga, kedua jenis internet memiliki harga yang bervariasi, tergantung provider dan paket yang Anda pilih.

Jika dibandingkan, pada dasarnya, harga internet kabel cenderung lebih murah karena Anda tak perlu membeli perangkat seperti VSAT.

Akan tetapi, untuk harga paket berlangganan, sekarang harga internet satelit pun juga telah bersaing.

Jika budget Anda terbatas, maka Anda bisa menyesuaikan jenis paket yang Anda pilih.

Layanan Internet Satelit UBIQU pun memiliki paket berlangganan FIT atau BIG yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Kesimpulan

Kesimpulannya, jika Anda tinggal di daerah yang memiliki infrastruktur bagus untuk jaringan internet lewat kabel, Anda dapat memilihnya, namun jika Anda tinggal di daerah dimana infrastruktur internetnya belum baik dan sulit dijangkau namun membutuhkan koneksi internet yang memadai, maka internet satelit bisa jadi pilihan yang terbaik.

Apalagi saat ini telah hadir layanan internet satelit UBIQU yang lebih terjangkau, dengan perangkat antena VSAT yang lebih kecil dan memiliki kecepatan akses broadband, bisa di pasang di mana saja di seluruh Indonesia.

Tentunya pilihan dikembalikan lagi kepada Anda.

Posted by ubiqu marcomm in Blog
Pentingnya Satelit Bagi Indonesia

Pentingnya Satelit Bagi Indonesia

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan dengan total luas mencapai 5.175.600 km2.

Dengan luas tersebut dan kondisi geografis yang beragam, tidak ada yang bisa mengcover keseluruhan Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Itulah sebabnya, dibutuhkan sebuah teknologi yang bisa mengcover keseluruhan negara ini, dan satelit merupakan teknologi yang bisa melakukannya.

Satelit merupakan sebuah benda yang mengorbit atau bergerak mengitari benda lainnya. Berdasarkan pada fungsinya, satelit dibagi dalam 6 jenis, yaitu:

  1. Satelit pengindraan jarak jauh atau remote sensing satellite.
  2. Satelit cuaca atau weather satellite.
  3. Satelit komunikasi atau communication satellite.
  4. Satelit navigasi atau navigation satellite.
  5. Satelit militer atau military satellite.
  6. Satelit ilmiah atau scientific research satellite.

Untuk lebih jelas mengenai satelit dapat membaca artikel Apa Itu Satelit?.

Indonesia sendiri sudah memanfaatkan teknologi ini sejak diluncurkannya Satelit PALAPA A1 pada 9 Juli 1976 dari Kennedy Space Center. Dengan diluncurkannya satelit tersebut, Indonesia menjadi negara ketiga yang mulai mengoperasikan Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD). Satelit tersebut juga berfungsi untuk melancarkan komunikasi di Indonesia melalui layanan telepon dan faksimili. Sebagai satelit Indonesia yang pertama, Satelit PALAPA A1 memegang peranan penting dalam penyebaran media komunikasi di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan kondisi di Indonesia, satelit juga harus terus berkembang agar bisa menyeimbangkan dengan kondisi saat ini. Untuk itulah, Indonesia secara berkala meluncurkan satelit-satelit lain dengan penambahan fungsi dan juga mulai mengganti satelit lama dengan yang baru. Beberapa contoh pemanfaatan satelit di Indonesia yaitu:

  1. Melancarkan telekomunikasi dan penyiaran. Satelit yang digunakan yaitu Satelit Palapa, Satelit Cakrawarta, Satelit Merah Putih dan Satelit Nusantara Satu.
  2. Memantau laut di Indonesia untuk mendeteksi kapal yang masuk ke wilayah perairan Indonesia demi mencegah pencurian ikan. Satelit yang digunakan yaitu Satelit INDESCO (Infrastructure Development for Space Oceanography) milik pemerintah dan juga Satelit mandiri kedua milik Indonesia yaitu Satelit LAPAN A2 atau Orari.
  3. Menghubungkan seluruh layanan perbankan ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk daerah yang terpencil. Satelit yang digunakan yaitu Satelit BRIsat.
  4. Memantau kondisi bumi khususnya ketika terjadi bencana seperti kebakaran hutan, tanah longsor, maupun kecelakaan. Satelit yang digunakan yaitu Satelit LAPAN Tubsat yang merupakan satelit mandiri Indonesia yang pertama.

Hingga saat ini, Indonesia sudah meluncurkan banyak satelit, dan yang terbaru diluncurkan adalah Satelit Nusantara Satu, sebagai satelit broadband pertama milik Indonesia. Sejarah satelit Indonesia dari awal hingga saat ini dapat di lihat juga pada artikel Sejarah Satelit Indonesia.

Pemerintah Indonesia sendiri berencana memiliki satelit sendiri melalui proyek satelit multifungsi yang nantinya akan menghubungkan masyarakat di daerah terpencil, terdepan dan terluar di Indonesia dengan akses informasi dan telekomunikasi berupa layanan internet dan komunikasi telepon.

Posted by ubiqu in Blog
Mengenal Bit dan Byte Satuan Komputasi Digital

Mengenal Bit dan Byte Satuan Komputasi Digital

Bit dan Byte

Bit merupakan sebuah kata yang cukup sering diucapkan oleh pengguna teknologi internet. Bit  biasanya digunakan untuk menyebutkan kecepatan internet. Sementara Byte biasanya digunakan untuk hal yang berhubungan dengan storage seperti flashdisk dan harddisk.

Jika dilihat dari penggunaannya, keduanya terlihat berbeda meskipun sebenarnya byte merupakan kumpulan dari bit. Pada awal penggunaannya, byte memiliki ukuran panjang yang tidak tetap. Namun, saat ini ukurannya telah tetap yaitu 1 byte sama dengan 8 bit. Bit sendiri adalah ukuran terkecil data dalam komputer dan merupakan kependekan dari istilah binary digit yang digunakan oleh John W. Tukey saat menulis memo untuk Bell Labs pada tanggal 9 Januari 1947. Bit terdiri hanya dari dua buah angka, yaitu “satu” dan “nol”. Meskipun begitu, komputer akan mengombinasikan kedua angka tersebut menjadi lebih kompleks sehingga bisa menghasilkan berbagai informasi.

Bit untuk kecepatan data

Dalam dunia internet, bit digunakan untuk menyebutkan kecepatan atau jumlah bit yang ditransfer dalam waktu satu detik atau bps (bit/second). Di Indonesia, hingga saat ini satuan bps yang sering digunakan adalah kbps (kilobit/second) yang artinya ada 1.000 bit data ditransfer dalam satu detik. Selain itu, ada juga mbps (megabit/second) yang artinya ada 1.000.000 bit data ditransfer dalam satu detik.

Byte untuk ukuran data

Sementara Byte, merupakan istilah yang digunakan untuk penyimpanan data. Baik istilah untuk menyebutkan kapasitas penyimpanan data seperti flashdisk, maupun istilah untuk menyebutkan ukuran data atau sebuah file. Penghitungan Byte berbeda dengan cara menghitung satuan lain pada umumnya. Misalnya, 1 kilogram biasanya sama dengan 1.000 gram. Namun, nilai 1 kB tidak sama dengan 1.000 Bytes. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah nilai Byte yang sering digunakan saat ini:

  • 1 Byte = 8 bit
  • 1 Kilobytes = 1024 Bytes
  • 1 Megabytes = 1024 Kilobytes
  • 1 Gigabytes = 1024 Megabytes
  • 1 Terabytes = 1024 Gigabytes

Penulisan b dan B

Hingga saat ini, masih banyak pengguna internet yang salah memahami istilah bit dan bytes. Misalnya saja saat menggunakan internet dengan kecepatan 3 Mbps, maka mereka berharap kecepatannya sangat tinggi yaitu 3 Megabytes/second. Padahal, singkatan tersebut digunakan untuk megabit/second. Untuk penyebutan Megabytes/second sendiri, singkatan yang digunakan adalah MBps.

Meskipun singkatan tersebut sudah umum digunakan di Indonesia dan beberapa negara lainnya, ternyata penggunaan “b” untuk menyebut bit dan “B” untuk menyebut Bytes masih belum diakui secara internasional. Alasannya, karena huruf “b” masih terlalu general jika digunakan untuk penyebutan kedua istilah ini. Apalagi, masih ada beberapa negara lain yang menggunakan istilah lain untuk penyebutan bit. Meskipun begitu, Indonesia masih tetap menggunakannya sebagai singkatan satuan komputasi digital.

Posted by ubiqu in Blog
Internet Satelit Sebagai Solusi Koneksi Untuk Daerah Tanpa Sinyal

Internet Satelit Sebagai Solusi Koneksi Untuk Daerah Tanpa Sinyal

Internet menjadi teknologi yang sudah umum dimanfaatkan oleh masyarakat saat ini.

Bahkan, akan banyak sekali masalah yang bisa timbul ketika koneksi internet bermasalah, baik dari segi ekonomi, komunikasi, dan sebagainya.

Sayangnya, tidak semua daerah di Indonesia sudah bisa menikmati teknologi ini.

Sebab, lokasinya yang terpelosok membuat pihak penyedia teknologi ini mengalami kesulitan untuk menjangkaunya.

Namun, masalah ini bisa terselesaikan dengan kehadiran internet satelit, yaitu jaringan internet tanpa menggunakan kabel atau wireless yang menggunakan satelit sebagai media transmisinya.

Penggunaan satelit yang berada di luar angkasa membuat internet dengan satelit dapat menjangkau area yang sangat luas bahkan hampir seluruh daerah di Indonesia.

Untuk dapat menerima data yang dikirimkan dari satelit dan mengirimkan data ke satelit, digunakan VSAT atau Very Small Aperture Terminal yang akan dipasang pada sisi pengguna. VSAT ini adalah terminal satelit yang dilengkapi dengan piringan antena dan dapat saling berkomunikasi dengan terminal lainnya.

Sebenarnya, internet satelit ini sudah ada sejak lama yang sampai saat ini terus mengalami penyempurnaan.

Kelebihan Internet Satelit

Berikut ini adalah beberapa kelebihan internet satelit antara lain:

  • Pemasangan relatif mudah dan cepat
  • Perawatan atau pemeliharaan perangkatnya mudah
  • Jangkauan lebih luas dan bisa masuk ke daerah pelosok sekalipun
  • Memiliki kecepatan bit akses dan bandwidth yang tinggi
  • VSAT berukuran kecil sehingga bisa dipasang di mana saja

Internet Satelit UBIQU

Salah satu provider penyedia layanan internet satelit dengan VSAT adalah UBIQU.

Untuk membantu daerah pelosok agar bisa menikmati internet, UBIQU memiliki paket berlangganan FIT atau BIG yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Paket ini adalah paket berlangganan berbasis kuota yang ditujukan untuk pedesaan maupun sekolah di seluruh Indonesia, termasuk yang berada dalam daerah 3T (terpencil, terluar, dan tertinggal).

Dengan menggunakan internet satelit UBIQU, masyarakat di desa mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti internet untuk mencari informasi yang mereka butuhkan seperti mengenai pertanian, peternakan, dan sebagainya yang bisa membantu memajukan desanya.

Selain itu, paket ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.

UBIQU juga sangat sesuai digunakan dalam bisnis di berbagai bidang, seperti perkebunan, perhotelan, dan sebagainya.

Ukuran VSATnya kecil, hanya berdiameter 97 cm, sehingga tidak membutuhkan banyak tempat untuk pemasangan.

Meskipun begitu, layanan yang diberikan sangat memuaskan dengan koneksi internet yang cepat bahkan di daerah terpencil sekalipun.

Posted by ubiqu in Blog
Kenapa Desa Butuh Internet

Kenapa Desa Butuh Internet

Visi Misi Presiden Jokowi yang kit kenal “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, dari Jawa centris menjadi pembangunan yang Indonesia centris” , sangat erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan desa.

Hal ini juga diterjemahkan dalam 4 Program Prioritas dari Kemendes PDTT terkait anggaran Desa 2017 yang antara lain:

  1. Agar setiap desa memiliki satu produk unggulan (One Village One Product),
  2. Adanya pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menambah pendapatan asli daerah agar bisa menopang pembentukan desa mandiri,
  3. Pembangunan embung desa dan
  4. Fasilitas olahraga.

Visi Misi Presiden ini juga didukung dan dilindungi UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa yang termaktub dalam UU Desa Pasal 86 Ayat 1-3, yang berbunyi:

  1. Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi desa yang dikembangkan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.
  2. Pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengembangkan sistem informasi Desa dan pembangunan kawasan perdesaan.
  3. Sistem Informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi fasilitas perangkat keras dan perangkat lunak, jaringan, serta sumber daya manusia.

INTERNET UNTUK DESA

Sayangnya belum semua desa di Indonesia dapat menikmati fasilitas Internet. Jangankan Internet, untuk akses telekomunikasi layanan telepon seluler pun kadang juga masih terbatas.

Kendala terbesar adalah aspek geografi di Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan, sehingga pemerataan pembangunan khususnya akses komunikasi/informasi mengalami kendala, terlebih untuk daerah-daerah 3T (Terdepan Terluar dan Tertinggal).

Namun sekarang sudah ada UBIQU, solusi akses Internet berbasis satelit yang dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan UBIQU, kini desa-desa di daerah 3T dapat menikmati layanan internet broadband.

INTERNET DI DESA UNTUK APA?

Selain mempunyai manfaat untuk menambah wawasan penggunanya, internet juga berguna sebagai sarana atau media hiburan. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti Internet sangat bermanfaat baik dalam menunjang kinerja sistem informasi desa. Dengan adanya jaringan internet, desa dapat mencari berbagai informasi di bidang pemerintahan, pertanian, peternakan dan lainnya dengan lebih cepat.

Berikut ini beberapa aplikasi Internet yang dapat diterapkan di desa, antara lain:

TRANSPARASI ANGGARAN DESA

Sesuai peraturan pemerintah, penggunaan anggaran desa harus transparan. Dengan aplikasi anggaran desa melalui internet, pemerintah desa dapat update penggunaan anggaran di web desa dan warga bisa memantau realisasi anggaran desa.

SISTEM INFORMASI DESA

Dengan Sistem Informasi Desa Online menjadikan pemerintah desa dapat update data desa dengan mudah serta dapat diakses dengan cepat oleh PEMDA dan Pemerintah Pusat. Membuka peluang investasi.

MEDIA KOMUNIKASI DESA

Dengan menggunakan internet, pemerintah desa bisa dengan mudah menyebarkan informasi kepada seluruh warga desa, seperti berita penting, pengumuman warga, peringatan dini, regulasi baru, dan lainnya. Juga mempermudah komunikasi antar desa.

JUALAN ONLINE

Memiliki produk desa yang unik, bernilai jual tinggi, dan tidak ada ditempat lain?
Cara yang paling efektif untuk memasarkan produk ke luar desa adalah dengan jualan online melalui internet.

Jualan online itu mudah karena modalnya hanya foto produk, tidak perlu membuat toko atau galeri. Produk desa yang dijual dapat berupa hasil ternak, hasil kebun, kerajinan atau produk berciri khas lainnya, obyek wisata, dan lainnya.

Dengan internet pasar produk desa yang biasanya terbatas secara geografi, bisa menembus batas hingga ke seluruh dunia. Internet juga dapat menjadikan birokrasi dan transparansi pemerintah desa menjadi lebih baik, dengan tersedianya sarana grup media sosial maupun forum warga berbasis internet.

Banyak hal lain di desa yang mungkin berkembang, desa bisa menjadi sumber dan akses ekonomi yang sangat besar, kreativitas warga akan lebih terasah, pendidikan yang lebih baik yang pada akhirnya dapat menggali potensi desa lebih maksimal.

Posted by ubiqu in Blog
Memilih Paket Berlangganan

Memilih Paket Berlangganan

Paket berlangganan internet satelit broadband UBIQU hadir dengan beberapa pilihan paket kuota dalam satuan Gigabyte (GB).

Untuk paket dasarnya UBIQU tersedia dengan 4 jenis paket FIT yang berbasis kuota dan 3 jenis paket BIG yang unlimited dengan Fair Usage Policy (FUP) atau kuota dengan batas penggunaan wajar.

Berikut ini adalah tabel perbandingan antara paket FIT dan paket BIG.

PAKET FIT

FIT 1

Rp500.000per bulan
  • Total Quota: 8 GB
  • Reguler Quota: 4 GB
  • Midnight Quota: 4 GB
  • Download Speed: up to 5 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps

FIT 2

Rp750.000per bulan
  • Total Quota: 12 GB
  • Reguler Quota: 6 GB
  • Midnight Quota: 6 GB
  • Download Speed: up to 5 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps

FIT 3

Rp1.200.000per bulan
  • Total Quota: 20 GB
  • Reguler Quota: 10 GB
  • Midnight Quota: 10 GB
  • Download Speed: up to 10 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps

FIT 4

Rp2.100.000per bulan
  • Total Quota: 36 GB
  • Reguler Quota: 18 GB
  • Midnight Quota: 18 GB
  • Download Speed: up to 10 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps

 

PAKET BIG

BIG 1

Rp4.500.000per bulan
  • Total Quota FUP: 70 GB
  • Reguler Quota FUP: 35 GB
  • Midnight Quota FUP: 35 GB
  • Download Speed: up to 5 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps
  • 128 Kbps/64 Kbps Setelah FUP

BIG 2

Rp7.400.000per bulan
  • Total Quota FUP: 120 GB
  • Reguler Quota FUP: 60 GB
  • Midnight Quota FUP: 60 GB
  • Download Speed: up to 7 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps
  • 128 Kbps/64 Kbps Setelah FUP

BIG 3

Rp13.500.000per bulan
  • Total Quota FUP: 220 GB
  • Reguler Quota FUP: 110 GB
  • Midnight Quota FUP: 110 GB
  • Download Speed: up to 10 Mbps
  • Upload Speed: up to 1 Mbps
  • 128 Kbps/64 Kbps Setelah FUP

Baik paket FIT maupun paket BIG tetap menggunakan perhitungan quota dalam satuan Gigabyte (GB) yang dihitung secara otomatis melalui sistem dengan memperhitungkan total trafik upload dan download yang terjadi saat Anda mengakses internet.

Gigabyte (GB) adalah satuan unit dari informasi digital (byte), 1 GB setara dengan 1.000.000.000 byte.

1 GB data sendiri cukup besar, dengan 1 GB data Anda dapat mengirim dan menerima banyak email, browsing atau chatting.

Apa yang bisa Anda lakukan dengan kuota 1 GB?

Berikut ini adalah gambaran sederhana apa yang bisa dilakukan dengan kuota 1 GB baik untuk Web Browsing atau Social Media atau Stream Music atau Stream Video atau Download Film.

penggunaan 1GB

Sekarang apa yang dapat Anda lakukan jika memiliki kuota bandwidth 10 GB, 15Gb atau 20 GB? Berikut ini adalah ilustrasinya.

Pricing table with an Table ID of "kuota-sample" is not defined.

Apa yang terjadi jika kuota habis?

Lalu bagaimana jika kuota habis di tengah bulan?

Untuk pengguna paket BIG, Anda masih dapat menggunakan internet hanya saja kecepatannya akan diturunkan.

Sementara untuk paket FIT, ketika kuota Anda sudah habis, maka internet akan tidak bisa digunakan.

Agar dapat menggunakan internet dengan kecepatan normal, pelanggan dapat melakukan top-up voucher kuota yang tersedia mulai dari nominal 250 MB hingga 5 GB.

Untuk melakukan top-up voucher kuota, pelanggan dapat mengakses Web Self Care di my.ubiqu.id, kemudian pilih menu Pembelian Voucher dan ikuti langkah yang tertera hingga melakukan pilihan pembayaran yang tersedia.

Pilih paket berlangganan yang sesuai

Paket FIT karena memiliki kuota yang terbatas, maka harus lebih selektif dalam penggunaan internetnya. Internet hanya digunakan untuk kebutuhan yang sangat penting saja.

Sementara paket BIG karena memiliki kuota yang lebih besar dengan unlimited FUP cocok digunakan untuk aktifitas internet harian seperti browsing, e-mail, social media maupun chatting.

Namun karena kedua paket itu menggunakan sistem kuota, kontrol penggunaan internet tetap harus dilakukan, gunakan internet dengan bijak dan hanya untuk kebutuhan yang dirasa perlu saja, sehingga pemakaian kuota internet dapat lebih hemat dan terjaga.

Posted by ubiqu in Blog