Teman UBIQU

UBIQU Membuka Akses Internet dan Komunikasi di Polres Maluku Tenggara Barat

UBIQU Membuka Akses Internet dan Komunikasi di Polres Maluku Tenggara Barat

#TeamUBIQU berkesempatan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar atau dahulu di sebut Maluku Tenggara Barat, tepatnya di Saumlaki. Selama disana kami mengunjungi berbagai infrastruktur daerah yang memanfaatkan UBIQU sebagai layanan akses internetnya.

Salah satu yang menggunakan layanan interet UBIQU adalah POLRES Maluku Tenggara Barat. “Hadirnya UBIQU sangat membantu segala kegiatan di POLRES Maluku Tenggara Barat. Di Kep. Tanimbar sendiri memiliki 9 POLSEK yang tersebar di beberapa daerah dan sudah semuanya dipasangkan layanan internet UBIQU.

Hadirnya UBIQU membawa manfaat yang begitu besar, karena kini pengiriman laporan tidak perlu membuang waktu yang dahulu harus mengirimkan dokumen, kini laporan dapat diterima lebih mudah dan cepat.

Sistem pelaporan yang statusnya regular hingga urgent dapat segera dikirimkan kepada tingkat atas. Bukan itu saja, instruksi ke tingkat bawah jajaran POLSEK pun dapat lebih efisien dengan akses internet dari UBIQU.

Utamanya ialah POLRES mampu melayani layanan publik lebih cepat dan menjadi lebih baik jadi masyarakat tidak perlu menunggu lama lagi, semua menjadi lebih efisien dan berjalan dengan terstruktur dan cepat.

AKBP Andre Sukandar selaku Kapolres Maluku Tenggara Barat, begitu yakin dengan UBIQU intenet satelit dari langit ini mampu memberikan pelayanan terbaik di Kabupaten Tanimbar khususnya di POLRES Maluku Tenggara Barat. Karena bagi POLRES yang utama nya ialah mampu melayani masyarakat dengan sigap dan cepat.

Posted by ubiqu marcomm in Teman UBIQU

UBIQU Hadirkan Akses Internet Di Puskesmas Kep. Tanimbar

Kabupaten Kepulauan Tanimbar atau dahulu di sebut Maluku Tenggara Barat merupakan salah satu daerah terluar dari NKRI. Kabupaten ini merupakan kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2002.

Saat ini Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah memiliki 12 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit Negeri serta Swasta. Dengan kota Saumlaki sebagai ibu kota kabupatennya.

Saumlaki sendiri merupakan nama kelurahan yang berada Pulau Yamdena di Kecamatan Tanimbar Selatan.

Tim UBIQU mengunjugi salah satu Puskesmas terbesar di Saumlaki yang telah memasang layanan internet UBIQU yang digunakan untuk operasional Puskesmas sehari-hari.

Kami bertemu dengan Ibu Velomina selaku Kepala Puskesmas Saumlaki.  Beliau berbagi cerita tentang Puskesmas Saumlaki yang telah memiliki pelayanan rawat jalan, poli umum yang dapat melayani untuk berbagai penyakit, poli gigi, laboratorium, MTBS, kesehatan ibu dan anak, serta terdapat juga layanan rawat inap untuk pasien yang perlu rawat inap. Dalam sehari Puskesmas ini mampu melayani pasien rawat jalan hingga sebanyak 60 – 70 pasien per hari.

UBIQU yang sudah terpasang di Puskesmas Saumlaki ini memiliki manfaat yang begitu besar karena dapat mempermudah pengiriman laporan ke pusat setiap hari nya dan tidak tertunda.

Untuk layanan BPJS Kesehatan di Puskesmas ini juga menjadi lebih mudah semenjak hadirnya akses internet dari UBIQU. Karena sistem BPJS Kesehatan dapat langsung online dengan pusat.

Sebelum ada layanan internet sateit UBIQU, pelaporan online data BPJS dilakukan dengan menggunakan handphone staf Puskesmas dan harus mencari sinyal dahulu, kenang Ibu Velomina.

Ibu Velomina berharap, dengan adanya layanan internet UBIQU di Puskesmasnya,  dapat memberikan pelayanan masyarakat untuk kesehatan dengan lebih baik.

Posted by ubiqu marcomm in Teman UBIQU
Perjuangan Teknisi UBIQU Menuju Lokasi Pemasangan Ubiqu

Perjuangan Teknisi UBIQU Menuju Lokasi Pemasangan Ubiqu

Pemasangan UBIQU di daerah terpencil selalu saja penuh perjuangan namun tidak menyurutkan teknisi UBIQU kami untuk melakukan instalasi agar Indonesia Merdeka Sinyal  dan terbebas dari sulitnya akses komunikasi internet.

Berikut ini adalah salah satu cerita dari teknisi UBIQU, mengenai pengalamannya menuju lokasi pemasangan perangkat UBIQU di daerah pedalaman Papua.

Bapak Mhieng, adalah salah satu teknisi  kami yang berada di Jayapura dan bertanggung jawab untuk memasangkan perangkat UBIQU di tempat pelanggan, pertengahan April 2017 lalu Pak Mhieng mendapatkan tugas untuk memasangkan UBIQU di perusahaan yang berada di Kabupaten Sarmi, Papua.

Perjalanan dimulai dari kota Abepura, melalui jalan darat menuju kabupaten Sarmi yang berjarak lebih dari 150 KM menggunakan kendaraaan 4×4.

Cuaca saat itu sedang dalam musim penghujan, sehingga kondisi jalan yang belum di aspal yang berupa tanah pun menjadi begitu berlumpur.  Dan karena kondisi tersebut perjalanan Pak Mhieng dan tim pun mengalami kendala.

Dikondisi jalan tanah yang berlumpur saat musim penghujan, mobil yang Pak Mhieng dan Tim tumpangi terpeleset hingga luar jalur. Dan dengan segala upaya mereka berusaha mengembalikan mobil ke jalur dengan alat dan tenaga seadanya. Hingga langit mulai menggelap akhirnya dengan usaha bersama, mobil dapat kembali ke jalur.

ubiqu di sarmi, papua

Karena kondisi jalan yang berlumpur dan licin serta hari yang sudah malam, mengharuskan Pak Mhieng dan Tim balik arah ke daerah Logpon.

Karena tidak dapat melanjutkan perjalanan maka Pak Mhieng dan Tim menginap di Logpon, saat menginap Pak Mhieng mengisi waktunya dengan berjalan-jalan ke Camp KM 50 sambil mempromosikan produk UBIQU ke penduduk setempat.

Keesokan paginya, Pak Mhieng dan Tim melanjutkan kembali perjalanan hingga sampai di tujuan di daerah Kabupaten Sarmi, Papua dan mulai melakukan instalasi UBIQU di sana.

Menurut beliau pemasangan UBIQU selalu saja penuh perjuangan, namun tidak menjadikan alasan untuk berhenti, karena itu dilakukan Pak Mhieng untuk Indonesia Merdeka Sinyal  dan terbebas dari sulitnya akses komunikasi internet.

 

Posted by ubiqu marcomm in Teman UBIQU
UBIQU menghemat anggaran Internet di PemKab Maluku Barat Daya

UBIQU menghemat anggaran Internet di PemKab Maluku Barat Daya

“Dengan UBIQU kami bisa menghemat anggaran internet. Sebelumnya dana belas juta rupiah kami bayarkan setiap bulan, namun dengan UBIQU kami cukup anggarkan 4-5 juta perbulan.”

Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan satu dari 11 Kabupaten /Kota di Propinsi Maluku yang mengunakan UBIQU sejak bulan Desember 2017.

Sebagai Kabupaten Perbatasan yang dibentuk tahun 2006,tentu diperhadapkan dengan minimnya prasarana telekomunikasi khususnya akses internet untuk kebutuhan administrasi perkantora maupun pelayanan public lainnya.

“Sebelumnya kami gunakan VSAT dari sejumlah ISP denga harga bulanan yang cukup mahal.” kata Kadis Ketahanan Pangan Thos Aktawalora .

Nada yang sama juga disampaikan sejumlah Kepala Dinas kepada Pak Ulis Kelbulan saat berkunjung ke Tiakur (ibukota Kab MBD) pertengahan Nopember 2017.

Awal Desember 2017, UBIQU hadir di Maluku Barat Daya (MBD) dan digunakan para pimpinan daerah serta sejumlah Dinas/Badan.

Sebagai Agen UBIQU Pak Ulis dan tim mulai menginstall 6 perangkat di Kantor Bupati MBD yakni di ruang kerja Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Asisten, Staf Ahli , Bagian Umum ,termasuk Kantor DPRD MBD.

Selain di Kantor Bupati , tim juga melakukan instalasi UBIQU pada rumah dinas para pejabat seperti Kediaman Bupati,Wakil Bupati, Sekda dan Ketua DPRD, ,serta beberapa kantor dinas di lingkup Pemda MBD.

“Dengan UBIQU kami bisa menghemat anggaran internet. Sebelumnya dana belas juta rupiah kami bayarkan setiap bulan, namun dengan UBIQU kami cukup anggarkan 4-5 juta perbulan.” Ujar Pak Wem Mahury Kepala Kantor BALITBANGDA Kab MBD.

Hingga awal Maret 2018 sudah ada 18 Kantor Pemda di MBD yang gunakan produk UBIQU. Angka tersebut diproyeksikan akan bertambah seiring permintaan sejumlah Kantor Dinas/Badan pada tahun 2018.

Ulis

Posted by ubiqu in Teman UBIQU
Kisah Sukses Pak Jerry, Reseller UBIQU di Utara Indonesia

Kisah Sukses Pak Jerry, Reseller UBIQU di Utara Indonesia

“Berbisnis dengan UBIQU/SINYALKU bukan hanya menguntungkan, menjadi reseller UBIQU dapat membantu Indonesia untuk membuka akses internet di daerahnya.”

Jerry Vernando Rengkeng seorang wirausahawan yang awalnya menjalankan bisnis TV Prabayar di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Memulai dengan membeli satu perangkat UBIQU untuk penggunaan pribadi dan puas akan layanan UBIQU.

Kemudian melihat masih banyak kesenjangan sinyal di Kepulauan Talaud daerah tempat beliau tinggal. Maka beliau, melihat itu menjadi peluang usaha baginya, beliau pun mendaftar menjadi reseller UBIQU pada akhir tahun 2017.

Hingga kini Pak Jerry sudah menyebarluaskan UBIQU/SINYALKU ke berbagai sektor di Kepulauan Talaud dengan total lebih dari 40 perangkat.

Pak Jerry pun sering membuat program-program untuk menunjang bisnis SINYALKU berjalan baik. Salah satu programnya yaitu training untuk menjadi operator SINYALKU. Selain itu beliau juga membuat kegiatan evaluasi untuk operator-operator SINYALKU setiap dua bulan sekali agar usahanya dapat berjalan lancar.

Tak hanya itu saja, dengan menjadi reseller UBIQU, Pak Jerry dapat menyediakan fasilitas akses internet untuk pendaftaran online CPNS pada bulan September 2018 lalu. Dengan bermodalkan tenda lipat 3 buah, kursi sebanyak 40 buah serta 1 perangkat SINYALKU, beliau mampu melayani kebutuhan akses internet untuk pendaftaran CPNS bagi masyarakat di Kep. Talaud. Pendaftaran berjalan selama 8 hari diikuti 700 orang yang setiap harinya bergantian menggunakan akses internet SINYALKU untuk mendaftarkan diri menjadi CPNS.

Menurut Pak Jerry itu salah satu pengalaman terbaik selama menjadi reseller UBIQU. Baginya berbisnis dengan UBIQU/SINYALKU bukan hanya menguntungkan, namun juga dapat membantu untuk membuka akses internet di daerahnya.

Posted by ubiqu marcomm in Teman UBIQU
UBIQU memberikan solusi internet untuk UNBK 2018 di sekolah daerah

UBIQU memberikan solusi internet untuk UNBK 2018 di sekolah daerah

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMA/SMK dan MA tinggal menghitung hari. Berdasarkan Jadwal KENEMNDIKBUD UNBK untuk SMK tanggal 2-5 April 2018 sedangkan tingkat SMA/MA tanggal 5-7 April 2018.

Bagi sebagian besar sekolah di Kabupaten MTB khsusnya yang berada di wilayah Tanimbar Utara yang merupakan salah satu kecamatan perbatasan, tahun 2018 menjadi tantangan tersendiri, karena baru kali ini mereka menerapkan sistim UNBK.

Menurut Kepala SMA Cor Iesu Larat Bapak Alo Hurlatu, menghadapi UNBK 2018 pihaknya sangat khawatir dengan jaringan internet. Maklum saja di sekolah tersebut belum ada jaringan internet.

Kekhawatiran yang sama juga dirasakan Kepala SMA Negeri I Tanimbar Utara Bapak Pembuain, “Disekolah ada server dan komputer client 20 unit namun tidak ada jaringan internet.” Ungkap Pembuaian.

Kekhawatiran kedua kepala SMA itu akhirnya terobati setelah menghubungi Agen UBIQU (Pak Ulis Kelbulan) pada tanggal 1 Maret 2018.

Dua hari setelah percakapan via telpon tersebut, akhirnya Tim UBIQU menuju Larat. Bus DAMRI yang kami tumpangi meluncur dari Terminal Omele menuju Siwahaan kurang lebih 188 km.

Setelah 4,5 jam perjalanan kamipun tiba di Siwahaan pada hari Jumat sore pukul 17.00 WIT. Dari Siwahaan tim UBIQU menyeberang ke Larat dengan menggunakan perahu tradisional. Tak ada kata lelah, tim bergerak cepat untuk menginstal Perangkat UBIQU dan SINYALKU pada dua sekolah tersebut, mengingat hari Senin tanggal 5 Maret 2018 merupakan jadwal simulasi tahap akhir untuk tingkat SMK sekaligus jadwal sinkron server sekolah dengan server UNBK.

Setelah proses instalasi dan TMO maka jaringan internet pada SMA Cor Iesu dan SMA Negeri I Larat siap dugunakan untuk UNBK 2018.

Sejumlah sekolah seperti SMA Kristen, SMK Larat maupun beberapa SMA terdekat menggunakan dua sekolah tersebut sebagai tempat UNBK karena telah tersedia jaringan internet UBIQU dan juga perangkat Server serta PC Client.

Kendati baru 2 sekolah di Tanimbar Utara menggunakan UBIQU namun dipastikan seluruh SMA/SMK yang ada akan berjuang untuk pengadaan UBIQU tahun ini agar tahun 2019 sudah bisa melaksanakan UNBK di sekolahnya masing-masing.

Posted by ubiqu in Teman UBIQU
UBIQU Membuka Keterisolasian Daerah

UBIQU Membuka Keterisolasian Daerah

“Jujur desa kami itu terisolir, karena tidak ada PLN, bahkan untuk telpon saja kami harus ke desa tetangga dengan motor laut berjam-jam.”

Kesenjangan digital merupakan salah satu potret nyata pada sejumlah daerah perbatasan di Maluku, khususnya Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Aru.

Geografis wilayah kepulauan ditambah penyabaran penduduk yang tidak merata pada setiap pulau, menjadi kendala tersendiri bahkan terkesan ”terisolir”.

Sarana transportasi yang diandalkan hanyalah kapal laut ataupun perahu dengan motor tempel yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan jiwa bila dihadapkan dengan kondisi laut yang tidak menentu.

“Jujur desa kami itu terisolir, karena tidak ada PLN, bahkan untuk telpon saja kami harus ke desa tetangga dengan motor laut berjam-jam.” ujar Kepala Desa Ilih, Kecamatan Damer, Kab.MBD,  Bpk Dolfianus Serusiay kepada Agen UBIQU melalui saluran telepon saat beliau berada di Ambon.

Sebagai Kepala Desa tidak ada pilihan lain, Ia langsung meminta agar di desa yang berpenduduk sekitar 600 jiwa itu, dipasang Perangkat SINYALKU agar
masyarakat desa dapat berkomunikasi sekaligus dapat menggunakan internet.

Awal Februari 2018 tim Ubiqu dengan kapal laut menuju Kecamatan Damer, selanjutnya dengan motor temple menuju Desa Ilih untuk proses instalasi SINYALKU.

Kini masyarakat Desa Ilih sudah bisa berkomunikasi dengan saudaranya ditempat lain, bahkan sudah bisa menggunakan internet sepuasnya di desa terpencil itu.

Cerita yang sama juga disampaikan Lurah Tiakur Kabupaten MBD, Bpk Marten Davids. Sejak menggunakan UBIQU akhir Desember 2017 sangat membantu sistem kerja di kelurahan Tiakur. Sang Lurah juga ikut mempromosikan UBIQU kepada para kepala Desa lainnya.

Ulis

Posted by ubiqu in Teman UBIQU