Teman UBIQU

Kisah Sukses Pak Jerry, Reseller UBIQU di Utara Indonesia

Kisah Sukses Pak Jerry, Reseller UBIQU di Utara Indonesia

“Berbisnis dengan UBIQU/SINYALKU bukan hanya menguntungkan, menjadi reseller UBIQU dapat membantu Indonesia untuk membuka akses internet di daerahnya.”

Jerry Vernando Rengkeng seorang wirausahawan yang awalnya menjalankan bisnis TV Prabayar di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Memulai dengan membeli satu perangkat UBIQU untuk penggunaan pribadi dan puas akan layanan UBIQU.

Kemudian melihat masih banyak kesenjangan sinyal di Kepulauan Talaud daerah tempat beliau tinggal. Maka beliau, melihat itu menjadi peluang usaha baginya, beliau pun mendaftar menjadi reseller UBIQU pada akhir tahun 2017.

Hingga kini Pak Jerry sudah menyebarluaskan UBIQU/SINYALKU ke berbagai sektor di Kepulauan Talaud dengan total lebih dari 40 perangkat.

Pak Jerry pun sering membuat program-program untuk menunjang bisnis SINYALKU berjalan baik. Salah satu programnya yaitu training untuk menjadi operator SINYALKU. Selain itu beliau juga membuat kegiatan evaluasi untuk operator-operator SINYALKU setiap dua bulan sekali agar usahanya dapat berjalan lancar.

Tak hanya itu saja, dengan menjadi reseller UBIQU, Pak Jerry dapat menyediakan fasilitas akses internet untuk pendaftaran online CPNS pada bulan September 2018 lalu. Dengan bermodalkan tenda lipat 3 buah, kursi sebanyak 40 buah serta 1 perangkat SINYALKU, beliau mampu melayani kebutuhan akses internet untuk pendaftaran CPNS bagi masyarakat di Kep. Talaud. Pendaftaran berjalan selama 8 hari diikuti 700 orang yang setiap harinya bergantian menggunakan akses internet SINYALKU untuk mendaftarkan diri menjadi CPNS.

Menurut Pak Jerry itu salah satu pengalaman terbaik selama menjadi reseller UBIQU. Baginya berbisnis dengan UBIQU/SINYALKU bukan hanya menguntungkan, namun juga dapat membantu untuk membuka akses internet di daerahnya.

Posted by ubiqu marcomm in Teman UBIQU
UBIQU menghemat anggaran Internet di PemKab Maluku Barat Daya

UBIQU menghemat anggaran Internet di PemKab Maluku Barat Daya

“Dengan UBIQU kami bisa menghemat anggaran internet. Sebelumnya dana belas juta rupiah kami bayarkan setiap bulan, namun dengan UBIQU kami cukup anggarkan 4-5 juta perbulan.”

Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan satu dari 11 Kabupaten /Kota di Propinsi Maluku yang mengunakan UBIQU sejak bulan Desember 2017.

Sebagai Kabupaten Perbatasan yang dibentuk tahun 2006,tentu diperhadapkan dengan minimnya prasarana telekomunikasi khususnya akses internet untuk kebutuhan administrasi perkantora maupun pelayanan public lainnya.

“Sebelumnya kami gunakan VSAT dari sejumlah ISP denga harga bulanan yang cukup mahal.” kata Kadis Ketahanan Pangan Thos Aktawalora .

Nada yang sama juga disampaikan sejumlah Kepala Dinas kepada Pak Ulis Kelbulan saat berkunjung ke Tiakur (ibukota Kab MBD) pertengahan Nopember 2017.

Awal Desember 2017, UBIQU hadir di Maluku Barat Daya (MBD) dan digunakan para pimpinan daerah serta sejumlah Dinas/Badan.

Sebagai Agen UBIQU Pak Ulis dan tim mulai menginstall 6 perangkat di Kantor Bupati MBD yakni di ruang kerja Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Asisten, Staf Ahli , Bagian Umum ,termasuk Kantor DPRD MBD.

Selain di Kantor Bupati , tim juga melakukan instalasi UBIQU pada rumah dinas para pejabat seperti Kediaman Bupati,Wakil Bupati, Sekda dan Ketua DPRD, ,serta beberapa kantor dinas di lingkup Pemda MBD.

“Dengan UBIQU kami bisa menghemat anggaran internet. Sebelumnya dana belas juta rupiah kami bayarkan setiap bulan, namun dengan UBIQU kami cukup anggarkan 4-5 juta perbulan.” Ujar Pak Wem Mahury Kepala Kantor BALITBANGDA Kab MBD.

Hingga awal Maret 2018 sudah ada 18 Kantor Pemda di MBD yang gunakan produk UBIQU. Angka tersebut diproyeksikan akan bertambah seiring permintaan sejumlah Kantor Dinas/Badan pada tahun 2018.

Ulis

Posted by ubiqu in Teman UBIQU
UBIQU membantu dalam UNBK 2018 di sekolah daerah

UBIQU membantu dalam UNBK 2018 di sekolah daerah

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMA/SMK dan MA tinggal menghitung hari. Berdasarkan Jadwal KENEMNDIKBUD UNBK untuk SMK tanggal 2-5 April 2018 sedangkan tingkat SMA/MA tanggal 5-7 April 2018.

Bagi sebagian besar sekolah di Kabupaten MTB khsusnya yang berada di wilayah Tanimbar Utara yang merupakan salah satu kecamatan perbatasan, tahun 2018 menjadi tantangan tersendiri, karena baru kali ini mereka menerapkan sistim UNBK.

Menurut Kepala SMA Cor Iesu Larat Bapak Alo Hurlatu, menghadapi UNBK 2018 pihaknya sangat khawatir dengan jaringan internet. Maklum saja di sekolah tersebut belum ada jaringan internet.

Kekhawatiran yang sama juga dirasakan Kepala SMA Negeri I Tanimbar Utara Bapak Pembuain, “Disekolah ada server dan komputer client 20 unit namun tidak ada jaringan internet.” Ungkap Pembuaian.

Kekhawatiran kedua kepala SMA itu akhirnya terobati setelah menghubungi Agen UBIQU (Pak Ulis Kelbulan) pada tanggal 1 Maret 2018.

Dua hari setelah percakapan via telpon tersebut, akhirnya Tim UBIQU menuju Larat. Bus DAMRI yang kami tumpangi meluncur dari Terminal Omele menuju Siwahaan kurang lebih 188 km.

Setelah 4,5 jam perjalanan kamipun tiba di Siwahaan pada hari Jumat sore pukul 17.00 WIT. Dari Siwahaan tim UBIQU menyeberang ke Larat dengan menggunakan perahu tradisional. Tak ada kata lelah, tim bergerak cepat untuk menginstal Perangkat UBIQU dan SINYALKU pada dua sekolah tersebut, mengingat hari Senin tanggal 5 Maret 2018 merupakan jadwal simulasi tahap akhir untuk tingkat SMK sekaligus jadwal sinkron server sekolah dengan server UNBK.

Setelah proses instalasi dan TMO maka jaringan internet pada SMA Cor Iesu dan SMA Negeri I Larat siap dugunakan untuk UNBK 2018. Sejumlah sekolah seperti SMA Kristen, SMK Larat maupun beberapa SMA terdekat menggunakan dua sekolah tersebut sebagai tempat UNBK karena telah tersedia jaringan internet UBIQU dan juga perangkat Server dan PC Client.

Kendati baru 2 sekolah di Tanimbar Utara menggunakan UBIQU namun dipastikan seluruh SMA/SMK yang ada akan berjuang untuk pengadaan UBIQU tahun ini agar tahun 2019 sudah bisa melaksanakan UNBK di sekolahnya masing-masing.

Posted by ubiqu in Teman UBIQU
UBIQU Membuka Keterisolasian Daerah

UBIQU Membuka Keterisolasian Daerah

“Jujur desa kami itu terisolir, karena tidak ada PLN, bahkan untuk telpon saja kami harus ke desa tetangga dengan motor laut berjam-jam.”

Kesenjangan digital merupakan salah satu potret nyata pada sejumlah daerah perbatasan di Maluku, khususnya Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Aru.

Geografis wilayah kepulauan ditambah penyabaran penduduk yang tidak merata pada setiap pulau, menjadi kendala tersendiri bahkan terkesan ”terisolir”.

Sarana transportasi yang diandalkan hanyalah kapal laut ataupun perahu dengan motor tempel yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan jiwa bila dihadapkan dengan kondisi laut yang tidak menentu.

“Jujur desa kami itu terisolir, karena tidak ada PLN, bahkan untuk telpon saja kami harus ke desa tetangga dengan motor laut berjam-jam.” ujar Kepala Desa Ilih, Kecamatan Damer, Kab.MBD,  Bpk Dolfianus Serusiay kepada Agen UBIQU melalui saluran telepon saat beliau berada di Ambon.

Sebagai Kepala Desa tidak ada pilihan lain, Ia langsung meminta agar di desa yang berpenduduk sekitar 600 jiwa itu, dipasang Perangkat SINYALKU agar
masyarakat desa dapat berkomunikasi sekaligus dapat menggunakan internet.

Awal Februari 2018 tim Ubiqu dengan kapal laut menuju Kecamatan Damer, selanjutnya dengan motor temple menuju Desa Ilih untuk proses instalasi SINYALKU.

Kini masyarakat Desa Ilih sudah bisa berkomunikasi dengan saudaranya ditempat lain, bahkan sudah bisa menggunakan internet sepuasnya di desa terpencil itu.

Cerita yang sama juga disampaikan Lurah Tiakur Kabupaten MBD, Bpk Marten Davids. Sejak menggunakan UBIQU akhir Desember 2017 sangat membantu sistem kerja di kelurahan Tiakur. Sang Lurah juga ikut mempromosikan UBIQU kepada para kepala Desa lainnya.

Ulis

Posted by ubiqu in Teman UBIQU